Penting! Ini Dia 5 Faktor yang Harus Diperhatikan untuk Penyimpanan Biji Kopi!

ilustrasi penyimpanan biji kopi
Photo by Caelen Cockrum on Unsplash

Penyimpanan Biji Kopi – sangat rentan terkontaminasi/rusak jika tidak di simpan dengan cara yang benar. Biji kopi/greenbeans sangat berpori dan mudah menyerap rasa dan aroma, yang artinya sangat penting untuk berhati-hati jika menyimpan biji kopi.

Hal tersebut perlu diperhatikan baik oleh produsen, pembeli, dan roaster. Untuk mendapatkan kopi yang berkualitas tentu berawal dari biji kopi yang berkualitas. Baik produsen, pembeli, dan roaster tidak boleh mengabaikan faktor-faktor seperti kelembapan, cahaya, dan suhu.

Kopi, baik yang masih berbentuk biji maupun bubuk kopi adalah benda yang sensitif. Menyimpan biji kopi di tempat yang salah dan dengan cara yang keliru akan mengubah rasa asli dan kesegarannya.

Tentu saja akan mengubah cita rasanya juga! Wah, jangan sampai kualitas kopimu menjadi turun karena salah penyimpanan kopi ya!

Lalu apa yang perlu diperhatikan dalam menyimpan biji kopi? Berikut Lakopi merangkum 5 faktor yang harus kamu perhatikan dalam penyimpanan biji kopi!

Decaf Coffee Ilustrasi
Credit: majalah.ottencoffee.co.id

Apa yang Terjadi Jika Penyimpanan Biji Kopi Tidak Benar?

Ilustrasi Underdeveloped coffee
Credit: coffeemagazine.co.za

Dilansir situs perfectdailygrind.com saat menyimpan atau mengangkut biji kopi, selalu ada risiko kontaminasi yang terjadi. Baik itu melalui oksigen, kelembapan, atau berbagai sumber lain, penyimpanan dan pengemasan yang tidak tepat dapat menyebabkan biji kopi terkontaminasi.

Kemudian pada akhirnya kontaminasi akan menyebabkan penurunan kualitas pada biji kopi, atau bahkan menjadi tidak aman untuk diminum/ dikonsumsi.

Apa saja sih jenis kontaminasi pada biji kopi?

Lakopi akan memberikan penjelasan singkat untuk kamu, simak ya!

Kontaminasi pada Biji Kopi

Stephane Cuchet salah satu pemilik Soluagro, sebuah perusahaan yang menyediakan solusi pengemasan untuk agribisnis di Guatemala dalam wawancaranya dengan perfectdailygrind.com menyebutkan bahwa kontaminasi dalam kopi berarti mengacu pada semua faktor eksternal yang mungkin mempengaruhi kopi secara negatif.

Jamur pada Biji Kopi

ilustrasi kopi berjamur
Credit: deathwishcoffee.com

Jamur disebabkan oleh jamur seperti Aspergillus dan Penicillium. Ini terbentuk secara alami dalam produk makanan yang tidak disimpan dengan benar, seringkali di lingkungan yang lembab.

Saat tumbuh jamur pada kopi, ia memiliki bau khas yang dapat dengan mudah dikonfirmasi dengan memeriksa biji yang terkena kontaminasi jamur.

Kontaminasi Binatang

Kontaminasi oleh binatang adalah salah satu permasalahan dari menyimpan biji kopi. Memang kontaminasi ini sangat bergantung dengan tempat penyimpanan, namun urine tikus khususnya dapat menjadi masalah jika kopi tidak disimpan dengan benar, karena bau yang tidak diinginkan dapat diserap oleh biji kopi terutama green beans.

Kontaminasi Kimia

penyimpanan biji kopi
Credit: Diego Catto (Unsplash)

Sama seperti produk minyak, berlaku juga untuk bahan-bahan kimia. Jika penempatan bahan-bahan kimia dilakukan di dekat penyimpanan kopi, maka dapat mengontaminasi biji kopi yang ada.

Selain itu, yang perlu diperhatikan terkait kontaminasi kimia pada biji kopi yaitu hydrocarbon contamination yang biasanya diakibatkan oleh karung goni yang digunakan untuk tempat menyimpan biji kopi.

Produk Minyak

Produk minyak juga merupakan risiko kontaminasi yang signifikan untuk biji kopi, karena penyerapan minyak yang tidak dapat dimakan atau minyak industri dapat sangat berbahaya bagi konsumen.

Dilansir perfectdailygrinds.com menyebutkan bahwa produk minyak yang berada disekitar penyimpanan biji kopi sangat berbahaya jika biji kopi tidak disimpan dengan benar. Selain itu, aroma, gas, atau asap yang dikeluarkan oleh produk minyak juga dapat diserap.

Oksigen dan Cup Quality

Langkah-langkah Coffee Cupping
Credit: sobatkopi.com

Secara teknis, oksigen dapat dianggap sebagai kontaminan biji kopi. Dilansir melalui perfectdailygrind.com menyebutkan bahwa beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa paparan oksigen menyebabkan oksidasi, yang dapat memengaruhi rasa kopi dan pada akhirnya menurunkan cup quality.

Lalu Apa Saja Faktor yang Harus Diperhatikan Saat Menyimpan Biji Kopi?

penyimpanan biji kopi
Photo by Julian Andres on Unsplash

Kadar Air/Kelembapan

Suhu dan kelembaban dari tempat penyimpanan biji kopi sangat penting.

Biji kopi yang terlalu basah bisa berjamur, sedangkan biji kopi yang terlalu kering bisa kehilangan rasa dan aromanya. Menurut International Coffee Organization (ICO), biji kopi yang disimpan harus memiliki tingkat kelembaban sekitar 11-12,5%. Namun, beberapa roaster dan produsen lebih suka mengeringkan biji mereka hingga 10 atau 10,5%.

Terlepas dari tingkat kelembapan yang tepat, penting agar tidak berubah selama penyimpanan. Ini berarti Anda perlu mengontrol suhu tempat penyimpanan dan level oksigen pada kantung tempat menyimpan kopi.

kadar air kelembapan suhu
Photo by Ralph Hutter on Unsplash

Suhu Penyimpanan

Jika menyangkut suhu, segala sesuatu yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat memengaruhi tingkat kelembapan. Jadi sangat penting untuk memastikan suhu stabil saat menyimpan biji kopi. Lalu berapakah suhu ideal untuk menyimpan biji kopi?

Menurut Sweet Maria’s yang dilansir oleh situs perfecdailygrind.com merekomendasikan agar biji kopi disimpan pada “suhu kamar”, yang biasanya berkisar antara 20 dan 25ºC.

Tingkat Pencahayaan

pencahayaan pada penyimpanan kopi
Photo by Wonderlane on Unsplash

Setelah biji kopi selesai dikeringkan, jauhkan dari sinar matahari langsung untuk menghindari aging. Biji kopi harus tetap segar hingga dua belas bulan, atau lebih dengan multi-layer dan/ atau kemasan kedap udara. Namun, jika disimpan di bawah cahaya terang, rasa dan aromanya mulai memudar lebih awal dari yang diharapkan.

Hama pada Biji Kopi

Hama yang ada di dalam kantong biji kopi dapat memakan kemasan, membuat lubang, atau terkadang bahkan merusak biji kopi itu sendiri. Dengan penggunaan tas kain tradisional (seperti karung goni), hal ini bisa menjadi perhatian; beberapa produsen memilih untuk menggunakan pestisida untuk mencegah masalah tersebut. Sehingga penting untuk mengontrol hama pada biji kopi dalam penyimpanan biji kopi.


Baik produsen, konsumen maupun roaster membutuhkan concern yang baik terhadap penyimpanan biji kopi. Tidak boleh ada faktor yang luput dari perhatian karena akan sangat berdampak pada biji kopi yang kita simpan.

Karena itu, jangan lupa untuk perhatikan kelima faktor diatas agar biji kopi yang kamu simpan tetap berkualitas ya!

Lakopi.id merupakan market place yang menyediakan berbagai macam biji kopi mentah berkualitas yang mana trade-nya juga langsung ke petaninya! Wah!

Silahkan langsung kunjungi Lakopi.id untuk mendapatkan biji kopi terbaik versimu!

Drink your coffee healthily and happily!

Salam, Lakopi Indonesia!