Ternyata! Ini 9 Kesalahan Roasting Kopi, Patut Dihindari Ya

Kesalahan Roasting Kopi
Credit: coffeeam.com

Kesalahan Roasting Kopi – Bisa dibilang, untuk menikmati minuman secangkir kopi yang nikmat, biji kopi harus melewati berbagai proses, salah satunya di-roasting.

Roasting merupakan proses penyangraian biji kopi mentah yang sudah dipilih atau disortasi sampai matang sempurna. Tak hanya itu saja, selesai di-roasting pun kamu dapat mencium aroma harum dari biji kopi yang telah disangrai.

Nah, biasanya, cita rasa dari biji-biji kopi mulai keluar pada proses roasting, tergantung origin kopi itu sendiri, seperti kopi rasa fruity, cokelat, almond, bahkan rempah-rempah pun juga ada.

Nah, kalau sudah tahu arti apa itu roasting, kamu juga perlu kalau menyangrai kopi itu bukan sekadar mengubah warna kopi sampai merata, tetapi ada juga hal-hal yang harus diperhatikan oleh para roaster.

Sebab, jika mereka tidak teliti dalam me-roasting atau menyangrai kopi, maka ada hal-hal yang tidak diinginkan pun terjadi, seperti biji kopi gosong, rusak, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, tidak ada kata main-main pada dunia sangrai-menyangrai kopi

Kira-kira apa saja ya kesalahan-kesalahan yang dilakukan para roaster saat menyangrai atau me-roasting kopi? Buat kamu yang baru terjun di dunia penyangraian kopi jangan lupa memahami sederet kesalahan ini ya! Merangkum dari berbagai sumber, jangan lupa di-scroll sampai bawah ya!

Kesalahan Roasting Kopi #1: Tidak Memiliki Pengalaman

Ilustrasi Roaster Tidak Berpengalaman
Credit: Battlecreek Coffee Roasters (Unsplash)

Pengalaman merupakan hal yang sangat penting untuk segala hal pekerjaan, termasuk me-roasting atau menyangrai kopi.

Sebab, tanpa adanya pengetahuan yang memadai tentang menyangrai kopi, kamu dapat merugikan klien, berdampak negatif pada toko, dan juga dapat merusak mesin-mesin sangrai yang mahal.

Oleh karena itu, buat kamu yang baru masuk ke dunia penyangraian kopi, jangan terburu-buru dan telusuri segala hal yang perlu dipelajari agar kamu semakin handal dalam menyangrai kopi.

Kesalahan Roasting Kopi #2: Tidak Fokus saat Menyangrai Kopi

Ilustrasi Roaster Tidak Fokus saat Menyangrai Kopi
Credit: fivesenses.com.au

Ketelitian dan fokus itu sangat dibutuhkan oleh para roaster untuk mendapatkan hasil roasting yang sempurna. Hal ini bisa ditingkatkan dengan melakukan manajemen pada hal-hal kebiasaan sehari-hari, istilah lain kamu harus terbiasa dengan aktivitas pada dunia perkopian.

Banyak kesalahan yang dapat terjadi bila roaster tidak fokus saat menyangrai kopi, seperti biji kopi yang disangrai tidak sesuai kebutuhan, pesanan, ataupun target pasar.

Misalnya, saat kamu mendapat pesanan dan pesanannya itu meminta roasting kopi sampai medium roast. Akan tetapi, ketika kamu tidak fokus saat menyangrai pesanan itu, akhirnya biji kopi pun terlihat gosong atau disebut dark roast yang menghasilkan rasa pahit pada kopi.

Tentu saja hal tersebut membuat nama tokomu dipandang buruk bukan? Jadi, kefokusan itu wajib dimiliki para roaster.

Kesalahan Roasting Kopi #3: Tidak Memahami Fungsi Mesin 

Ilustrasi Roaster Tidak Memahami Fungsi Mesin Sangrai
Credit: Battlecreek Coffee Roasters (Unsplash)

Menguasai atau mengetahui mesin roasting dengan baik itu sangat penting, seperti bagaimana mesin bisa optimal untuk menyangrai biji kopi agar terhindar dari over-developed (gosong) dan under-developed (masih mentah).

Selain itu, bagaimana pun teknik yang kamu gunakan saat menyangrai, mesin harus dipanaskan terlebih dahulu sebelum menyangrai biji kopi dan tidak boleh dilakukan secara terburu-buru agar kualitas kopi yang disangrai tidak menurun.

Kesalahan Roasting Kopi #4: Tidak Sesuai Protokol (BBP)

Ilustrasi Roaster Tidak Mengikuti Protokol
Credit: herenow.city (Unsplash)

Untuk mendapatkan kopi yang berkualitas, roaster perlu mengidentifikasi semua variabel yang digunakan sehingga dapat terkontrol dan sesuai dengan standar.

Between Batch Protocol (BBP) adalah hal yang sangat penting untuk mengurangi kerusakan pada biji kopi. Jika drum mesin sangrai terlalu panas, hal ini akan membuat biji kopi mentah yang akan disangrai berikutnya gosong.

Namun, jika drum mesin sangrai dibiarkan terlalu lama dingin, hal itu akan membutuhkan waktu yang lama untuk mendapat first crack atau pecahan pertama pada biji kopi.

Oleh karena itu, BBP merupakan bagian terbesar pada profil sangrai kopi untuk meminimalkan kecacatan biji kopi.

Kesalahan Roasting Kopi #5: Overloading Capacity pada Mesin 

Omni Roasting
Credit: Battlecreek Coffee Roasters (Unsplash)

Biasanya, mesin roasting memiliki kapasitas yang berbeda-beda tergantung desainnya. Para roaster harus bisa menentukan titik maksimal muatan mesin sangrai kopi yang mereka gunakan.

Jika terjadinya overloading capacity, dapat menghambat kematangan biji kopi secara menyeluruh. Sebab, tidak semua mesin kopi memiliki keakuratan panas yang sama.

Oleh karena itu, jangan memaksakan kapasitas dari mesin sangrai kopi, hanya untuk mengejar target penjualan.

Kesalahan Roasting Kopi #6: Underloading Capacity pada Mesin

Tahapan Roasting Kopi
Credit: Battlecreek Coffee Roasters (Unsplash)

Kalau yang satu ini adalah kebalikan dari overloading capacity, yaitu kondisi di mana mesin sangrai memiliki muatan di bawah minimum.

Jika hal seperti ini terjadi saat proses menyangrai, maka suhu akan sulit dikendalikan karena intensitas biji kopi tidak terkena sensor dari termometer yang ada pada mesin sangrai.

Kesalahan Roasting Kopi #7: Tidak Melakukan Cupping Test

Tidak Melakukan Cupping Test
Credit: cincinnatimagazine.com

Nah, kira-kira kamu tahu tidak sih apa itu cupping test? Jadi, cupping test itu teknik mencicipi kopi saat atau setelah disangrai.

Para roaster harus melakukan teknik ini dengan beberapa orang lainnya agar rasa yang dihasilkan saat menyangrai mempunyai nilai berdasarkan kelayakan.

Namun, jika tidak melakukan cupping test saat menyangrai kopi, maka kamu tidak akan tahu rasa dari biji kopi. Bisa saja rasanya tidak enak dan banyak para pelanggan yang kecewa terhadap hasil sangrai kamu.

Kesalahan Roasting Kopi #8: Menggunakan Alat yang Tidak Layak Pakai

Ilustrasi Menggunakan Alat yang Tidak Layak Pakai
Credit: www.columbian.com

Perhatikan juga apakah alat dan mesin yang digunakan untuk menyangrai kopi layak atau tidak layak dipakai. Sebab, mesin yang sudah tua atau rusak, tidak akan menghasilkan sangrai kopi yang berkualitas, bahkan tidak akan menghasilkan rasa yang nikmat.

Oleh karena itu, mesin sangrai kopi perlu adanya pengecekan setiap 1-3 bulan sekali.

Kesalahan Roasting Kopi #9: Tidak melakukan Sortasi pada Biji Kopi

Sorting Coffee
Credit: motifcoffee.com

Bisa dibilang, sortasi berfungsi untuk menentukan kualitas dari tingkat kerusakan biji kopi yang akan disangrai. Biji kopi yang rusak dapat mengeluarkan rasa yang tidak enak.

Sortasi memiliki dua tahap, yaitu sortasi biji kopi masih mentah dan sortasi pada biji kopi yang telah disangrai. Proses ini bertujuan untuk mengurangi atau meminimalisir kerusakan serta kecacatan pada kopi.

Selain itu, juga mencegah benda-benda asing, seperti kayu, batu, benang karung, atau lainnya sebelum di-roasting, agar lebih higienis.


Nah, itu dia sederet kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh roaster saat menyangrai kopi. Buat kamu yang baru bergabung atau ingin masuk ke dalam dunia roasting kopi, harus memperhatikan hal-hal penting saat menyangrai kopi agar hasilnya pun sempurna dan tingkat defect-nya juga kecil.

Selain itu, hasil sangrai kopi yang sempurna, dapat menghasilkan secangkir kopi yang nikmat. Tentunya, untuk mendapat hasil yang sempurna dari biji kopi yang sudah di-roasting, juga berasal dari biji kopi mentah yang berkualitas.

Kira-kira bagaimana ya mendapatkan biji kopi yang berkualitas? Tak perlu khawatir! Lakopi.id menyediakan berbagai jenis biji kopi yang berkualitas dan dipetik langsung oleh para petani.

Yuk tunggu apalagi, kunjungi lakopi.id sekarang untuk mendapat biji kopi mentah yang berkualitas! Salam Labuhan Kopi.

Suci Risanti Rahmadania
Hidup itu adalah pilihan. Menjadi seorang penulis itu adalah pilihan saya.