Kenalan dengan AEKI – Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia!

Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia
Photo by Diego Catto on Unsplash

Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia – Setelah sebelumnya membahas tentang organisasi di bawah naungan Specialty Coffee Association, kali ini kita akan membahas tentang AEKI atau Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia.

Industri kopi di Indonesia tentunya tidak bisa dilepaskan dari kegiatan ekspor komoditas kopi itu sendiri. Ekspor dalam industri kopi tentunya sangat erat berkaitan dengan pengembangan industri kopi di Indonesia. Kegiatan ‘perdagangan’ ini juga tentunya memberi keuntungan baik untuk petani kopi, bahkan mencapai skala keuntungan nasional.

Oleh karena itu, organisasi eksportir industri kopi hadir di Indonesia dalam wadah berupa Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia atau yang akrab disebut dengan AEKI.

Apa itu AEKI? Bagaimana perannya dalam industri kopi dan ada apa saja di dalamnya? Yuk kita kenal lebih dekat dengan asosiasi ekspor kopi milik Indonesia ini!

dark roast
Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Apa itu Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia?

AEKI merupakan wadah seluruh perusahaan eksportir, perusahaan industri pengolahan kopi dan perusahaan di bidang perkopian Indonesia lainnya yang berasaskan Pancasila dan UUD 1945. Perlu diketahui juga bahwa AEKI tidak terikat dengan mengingatkan diri pada partai/ golongan tertentu.

Apa tujuan AEKI didirikan? Tujuan dari dibentuknya AEKI yaitu untuk mewujudkan masyarakat perkopian yang sejahtera, tangguh, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan perkenomian nasional.

Selain memiliki tujuan utama, AEKI memiliki beberapa tugas utama dalam usaha mencapai tujuan dari didirikannya AEKI. Beberapa tugas utama tersebut yaitu:

  • Mengarahkan anggota menjadi profesional dan memiliki citra yang baik.
  • Memberikan perlindungan dan memperjuangkan kepentingan anggota.
  • Membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani serta pelaku usaha lain dalam bidang perkopian.
  • Memberikan pendapat dan saran kepada pemerintah dan lembaga lain dalam pengambilan keputusan terhadap kebijakan perkopian nasional.
  • Menjalin dan membina kerja sama dengan instansi/ lembaga terkait di bidang perkopian baik di dalam maupun di luar negeri.
industri kopi
Credit: Lakopi Indonesia

Sejarah Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia

AEKI didirikan sebagai rasa kebersamaan dalam menyatukan langkah para pelaku ekspor kopi dalam menjawab permasalahan pemerintah untuk mengambil bagian dalam tata niaga kopi sejak tahun 1969. AEKI ini juga berparameter terhadap ketentuan dari International Coffee Organization (ICO).

Kelembagaan ekspor yang pertama kali dibentuk pemerintah saat itu adalah SEKI (Sindikat Eksportir Kopi Indonesia) pada 15 April 1969 dan beranggotakan 195 eksportir kopi. International Coffee Organization membatasi kuota tata niaga pada asosiasi eksportir kopi.

Permasalahan ekspor kopi di Indonesia terkair dengan Pajak Ekspor Tambahan mendorong penggiat industri kopi pada 30 Juli 1979 menghadap Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Departemen Perdagangan menyampaikan keberatan akan kebijakan ekspor kopi tersebut dan langkah untuk membentuk asosiasi eksportir kopi sebagai aspirasi. Kemudian, pada 30 Juli 1979 dinyatakan sebagai tanggal lahir dari AEKI.

biji kopi
Credit: perfectdailygrind.com

Tahukah kamu? Awalnya AEKI merupakan singkatan dari Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia, sesuai dengan maksud awal pembentukan yaitu untuk menyampaikan aspirasi para eksportir kopi di Indonesia. Lalu mengapa berubah?

AEKI memiliki kepengurusan yang tersebar di banyak daerah di Indonesia. Selain Badan Pengurus Pusat juga dibentuk Badan Pengurus Daerah yang tersebar di daerah-daerah seluruh Indonesia seperti Aceh, Sumatera Barat, Lampung, Bengkulu, Bali, dan lain-lain. Selain itu AEKI juga memiliki Yayasan AEKI yang bergerak untuk melakukan kegiatan sosial, melakukan usaha dan mengelola aset dari AEKI itu sendiri.

Nah, perjalanan panjang AEKI inilah kemudian memutuskan untuk memperluas keanggotan. AEKI yang awal mulanya hanya berisi eksportir kopi, membuka diri dengan menerima anggota perusahaan yang bergerak di bidang perkopian yang bukan/ belum ekspor kopi. Oleh karena itulah, pada 21 Juli 2008 singkatan AEKI diubah menjadi Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia.

kopi kartika
Credit: perfectdailygrind.com

Apa Saja yang Ada di Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia?

AEKI sebagai wadah aspirasi bagi eksportir kopi juga penggiat industri kopi di Indonesia tentunya memiliki beberapa program terkait. Selain yang telah disebutkan sebelumnya bahwa AEKI juga memiliki Yayasan AEKI yang bergerak di bidang sosial, AEKI juga memiliki program-program lain.

AEKI sendiri memberi edukasi dan pengetahuan terkait Coffee Education, dimana dalam Coffee Education ini terdiri dari Coffee update, export regulations di Indonesia, statistik ekspor serta perkembangan industri kopi di Indonesia. Dengan adanya Coffee Education tentu sangat membantu penyampaian informasi dengan lebih baik terkait industri kopi.

AEKI juga mengadakan events dan training. AEKI mengadakan pelatihan-pelatihan dalam bidang kopi melalui pembentukan PPKI (Pusat Pelatihan Kopi Indonesia) pada Mei 2015 karena tingginya permintaan dan kebutuhan.

Pembentukan PPKI ini adalah upaya untuk mewujudkan salah satu misi dari AEKI yaitu untuk membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani serta pelaku usaha lain dalam bidang perkopian.

Fulcaff Barista Training
Credit: fulcaff (Instagram)

PPKI tentunya mengahadirkan trainer yang profesional dalam bidangnya dan bersertifikasi. PPKI menyiapkan trainer dari berbagai bidang yang mencakup rantai produksi kopi melingkupi petani, pedagang, pebisnis kopi/ kedai kopi, barista, dan lain-lain dari seluruh Indonesia. Hal ini diharapkan dapat membantu SDM di bidang perkopian lebih baik dan berkembang.

Lalu bagaimana dengan events dari AEKI?

Dalam program kerja AEKI periode tahun 2015 – 2020, AEKI menyelenggarakan secara berkala program/ events, pelatihan, workshop dan sarana pelaku kopi dalam berkompetisi melalui beberapa event tahunan antara lain:

  • Simposium Kopi Nasional AEKI.
  • Pelatihan Eskpor Kopi.
  • Reguler Pelatihan Profesi Kopi (Roasting, Barista, Cupping, Latte Art, Manual Brewing).
  • Workshop Kewirausahaan, dan lain-lain.
Ruang Coffee Cupping
Credit: majalah.ottencoffee.co.id

Tidak dipungkiri bahwa kehadiran asosiasi seperti AEKI bisa menjadi wadah yang baik untuk menyampaikan aspirasi dari penggiat industri kopi kepada para pemegang kuasa kebijakan. Tentu komunikasi dua arah ini diperlukan untuk perkembangan industri kopi di Indonesia!

Well, don’t forget! Lakopi menyediakan biji kopi berkualitas untuk kamu! Dengan sistem direct trade kamu juga bisa sedikit membantu mensejahterakan petani kopi dengan membeli biji kopi mentah di Lakopi.id! Lebih mudah, praktis dan tentu berkualitas!

Salam, Lakopi Indonesia.