Cara Merawat Mesin Espresso, Simak Yuk!

Merawat mesin Espresso
Credit: Nick Hillier (Unsplash)

Merawat Mesin Espresso-Siapa nih yang pernah melihat mesin kopi espresso di coffee shop? Umumnya, mesin ini sangat canggih dan rumit untuk digunakan. Walaupun begitu, mesin ini mudah untuk dibersihkan. Setelah mengeluarkan hasil shot kopi espresso atau steamed susu, biasanya ada sisa-sisa penumpukan ampas kopi atau penumpukan susu.

Hal ini dapat merusak mesin espresso jika dibiarkan begitu saja dan tidak dibersihkan. Terlebih, juga dapat mempengaruhi kualitas rasa espresso itu sendiri. Nah, tugas seorang barista tidak hanya membuat kopi, tetapi juga merawat mesin-mesin kopinya.

Oleh karena itu, untuk menghindari berbagai kendala, seperti mesin rusak atau bikin rasa kopi jadi tidak enak akibat mesin yang kotor, lakopi.id akan memberikan informasi nih bagaimana cara membersihkan dan merawat mesin espresso agar tetap bersih dan bagus. Merangkum dari berbagai sumber, Yuk disimak ya!

Merawat Mesin Espresso #1: Perhatikan Kualitas Air

Kualitas air
Credit: Imani (Unsplash)

Masalah yang sering ditemukan di departemen teknologi clive coffee adalah rusaknya mesin espresso akibat kualitas air yang buruk. Lebih baik, gunakan air yang telah disaring (filtered) atau diolah.

Selain itu, tingkat kekerasan air harus di antara 35 particle per million hingga 85 particle per million. Nah, buat kamu para barista, jangan lupa selalu tes air yang kamu gunakan saat membersihkan mesin espresso ya!

Merawat Mesin Espresso #2: Membersihkan Portafilter dan Filter Basket

Portafilter
Credit: Jonathan Carroll (Unsplash)

Jangan lupa selalu membersihkan setiap kali selesai membuat kopi, ketika kamu menggunakan portafilter. Sebab, hal ini bertujuan untuk menghilangkan sisa-sisa ampas espresso yang masih menempel pada filter basket dan portafilter, supaya rasa kopi yang dibuat berikutnya tidak tercampur oleh sisa espresso sebelumnya.

Caranya pun mudah, kamu tinggal merendamnya di air panas selama kurang lebih 30 menit setelah selesai digunakan.

Merawat Mesin Espresso #3: Membersihkan Group Head 

Grouphead
Credit: photoflorenzo (pixabay)

Nah, kalau membersihkan group head atau tempat portafilter, kamu bisa gunakan satu sendok teh pembersih khusus atau baking soda ke dalam portafilter, lalu pasang ke group head. Jangan lupa untuk mengaktifkan mesin selama 10 detik, lalu hentikan selama beberapa detik, kemudian dinyalakan kembali. Lakukan cara dan pola ini sampai empat kali ya! Setelah sudah, lepaskan portafilter dan cuci sampai bersih.

Tahap selanjutnya, yaitu pasang kembali mesin dan aktifkan mesin selama 10 detik. Group head pun bersih dari kotoran dan siap digunakan kembali. Namun sebagai informasi, cara ini hanya dapat dilakukan jika coffee maker dilengkapi electrovalve tiga arah yang bisa back-flushing.

Merawat Mesin Espresso #4:Membersihkan Shower Screen

Ilustrasi showscreen
Credit: Matt Hoffman (Unsplash)

Shower screen merupakan tempat air yang berhubung dengan ground coffee di filter basket. Cara membersihkan shower screen pun mudah, kamu tinggal mengelapnya menggunakan lap kecil dan pastikan tidak ada sisa ground coffee yang masih menempel bekas shot sebelumnya.

Merawat Mesin Espresso #5: Membersihkan Steam Wand

Steam Wand
Credit: René Porter (Unsplash)

Kalau yang satu ini juga harus dibersihkan setiap saat. Mengapa? Karena ketika kamu sedang menge-steam susu, pastinya ada bekas-bekas susu yang masih menempel di steam wand, benar begitu bukan?

Namun jika tidak dibersihkan, dapat merusak mesin dan juga mempengaruhi rasa dari susu itu sendiri. Oleh karena itu, gunakan kain lembap yang bersih untuk mengelap steam wand setelah dipakai.

Ingat! Gunakan satu kain khusus untuk membersihkan steam wand, jangan kamu campur kain pembersih steam wand untuk membersihkan alat lainnya.

Kamu dapat melakukannya dengan meletakkan lap di ujung steam wand dan menyalakannya selama 1-2 detik sebelum menge-steam susu. Hal Ini untuk memastikan kalau tidak ada air susu sisa dari steam wand.

Merawat Mesin Espresso #6: Water Backflushing

Mesin Espresso
Credit: Mike Marquez (Unsplash)

Kamu bisa menambahkan opsi pilihan untuk menggunakan water back-flushing saat membersihkan mesin espresso. Back-flushing berfungsi untuk menghilangkan minyak kopi yang menumpuk dengan cara menyiram air dan larutan pembersih melalui mesin.

Setelah itu, jangan lupa untuk membilas lagi dengan air untuk menghilangkan sisa-sisa pembersih yang tersisa. Biasanya, water back-flushing digunakan di akhir hari setelah coffee shop sudah tutup.

Back-flushing tidak digunakan untuk membersihkan group head, tetapi untuk mempertahankan katup solenoida 3 arah dalam mesin yang mengontrol aliran air.

Jika katup ini macet, seperti tidak bisa dibuka sepenuhnya atau ditutup, kamu tidak akan bisa membuat espresso dengan dosis yang tepat.

Merawat Mesin Espresso #6: Membersihkan Grinder

Grinder
Credit: Kaffee Meister (Unsplash)

Setiap kamu mengganti tipe kopi, jangan lupa untuk mematikan bagian penggilingan, lalu keluarkan semua kopi dalam ruang penggilingan. Kamu bisa menggunakan vakum untuk menyedot bubuk kopi yang tersisa atau kuas kecil.

Merawat Mesin Espresso #6: Membersihkan Drip Tray 

Mesin Espresso
Credit: Kevin Butz (Unsplash)

Biasanya, bubuk kopi espresso akan jatuh ke dalam nampan tetes kemudian akan menyisakan bekas-bekas tetes dari bubuk kopi espresso.

Oleh karena itu, drip tray harus dibersihkan, dicuci, dikeringkan, dan dipasang kembali agar mesin kopi espresso terlihat bersih dan tidak jorok.

Season The Machine (Bumbui mesin / Testing awal)

Testing awal kopi Espresso
Credit: Drew Beamer (Unsplash)

Nah, sesudah dibersihkan, penting untuk kamu meracik espresso melalui masing-masing kran mesin kopi untuk “membumbui mesin/testing awal”. Proses ini bertujuan untuk memastikan sisa bubuk pembersih benar-benar hilang.


Nah, itu dia sederet informasi mengenai bagaimana merawat mesin espresso. Dengan mesin yang bersih, tentu saja akan menghasilkan rasa kopi yang jauh lebih nikmat dan tidak menghilangkan cita rasa dari kopi itu sendiri.

Namun, perlu diingat bahwa tugas barista itu tidak hanya menyeduh kopi atau menyajikan kopi saja, tetapi juga merawat mesin atau alat-alat kopi agar tidak rusak dan awet digunakan.

Selain itu, kamu juga perlu mengetahui kalau minuman kopi yang nikmat dengan cita rasa yang berkualitas, tentu saja berasal dari biji kopi yang berkualitas juga.

Penasaran bagaimana biji kopi yang berkualitas itu? Yuk! Kunjungi lakopi.id, perusahaan marketplace yang menyajikan biji kopi berkualitas dan tentunya langsung dari petikan para petani. Salam Labuhan Kopi.

Suci Risanti Rahmadania
Hidup itu adalah pilihan. Menjadi seorang penulis itu adalah pilihan saya.