Kenalan dengan Coffee Tamer: Penetralisir Tingkat Keasaman Kopi!

ilustrasi keasaman kopi
Photo by Lingchor on Unsplash

Coffee Tamer – Berbagai jenis kopi tentu memiliki berbagai macam rasa. Ada varian kopi yang memiliki cita rasa fruity, earthy dan lain-lain. Begitupun tingkat keasaman kopi, berbeda jenis dan cara pengolahan maka akan memiliki perbedaan keasaman / acidity.

Keasaman dalam kopi terkadang menyebabkan masalah bagi orang-orang yang mengonsumsinya, terutama yang rentan terhadap refluks asam. Orang-orang dengan masalah lambung juga biasanya menghindari konsumsi kopi karena keasaman yang terkandung dalam kopi.

Tahukah kamu? Jika terus memaksakan mengonsumsi kopi namun tidak tahan akan keasaman yang terkandung dalam kopi bisa menyebabkan masalah perut yang tidak diinginkan, loh!

Tapi ternyata masih banyak orang yang memang ‘membutuhkan’ kopi sebagai asupan kafein mereka, tapi beberapa pula yang sebenarnya memiliki masalah lambung.

espresso
Photo by Adi Goldstein on Unsplash

Lalu bagaimana agar kita tetap bisa menikmati kopi dengan aman? Mau tahu lebih banyak tentang coffee tamer? Berikut Lakopi mengenalkan coffee tamer, penetralisir keasaman kopi! Baca sampai selesai, ya!

Mengenal Keasaman Kopi

Kopi biasanya memiliki pH 4,85-5,10 sehingga tergolong asam. Oleh karena itu, dapat mengganggu masalah gastrointestinal bagi sebagian orang.

Dilansir roastycoffee.com ada 9 asam utama yang dilepaskan selama proses pemanggangan kopi. Tidak semuanya buruk. Keasaman yang lebih tinggi dalam kopi dikaitkan dengan tingkat antioksidan yang lebih tinggi.

Bagi orang-orang yang mengalami penyakit gastroesophageal reflux (GERD) kopi dengan tingkat keasaman yang lumayan tinggi dapat menjadi masalah. Memilih kopi dengan tingkat keasaman rendah atau menggunakan paket coffee tamer adalah pilihan bagus bagi yang memiliki kondisi serupa.

ilustrasi kopi hitam tradisional
Photo by Rene Porter on Unsplash

Namun, selain orang-orang dengan masalah GERD, orang lain juga bisa mendapatkan keuntungan dari penggunaan coffee tamer dengan menurunkan dampak keasaman dari kopi pada perut.

Tahukah kamu? Faktanya, cukup banyak orang yang menderita karena pH asam tidak seimbang dalam tubuh mereka!

Kondisi ini dapat memaksa tubuh untuk mengambil kalsium dari organ vital dan tulang untuk menetralkan asam yang tentunya dapat menyebabkan banyak masalah medis yang serius seperti kerusakan kardiovaskular, diabetes atau defisiensi imun serta energi rendah dan kelelahan kronis.

Apa itu Coffee Tamer?

kopi dengan coffee tamer ilustrasi
Photo by Yeh Xintong on Unsplash

Coffee tamer adalah larutan kimia khusus yang menetralkan asam dalam kopi atau makanan dan minuman lainnya. Berbeda dengan antasida, coffee tamer mentralkan asam dalam produk sebelum kita konsumsi, bukan saat sudah kita konsumsi. Bahan kimia dalam coffee tamer akan menetralkan keasaman dalam kopi tanpa mengubah cita rasanya.

Coffee tamer diciptakan oleh Ismail Macit Gurol. Coffee tamer diciptakan untuk mengurangi tingkat keasaman kopi, kemudian secara resmi dibuatkan trademark pada tahun 2006. Coffee tamer dibuat dari natural ingredients yang tidak akan mengubah cita rasa kopi.

Larutan ini mengandung kalsium, kalium dan magnesium, dan sebagai poin plus, larutan coffee tamer tidak mengandung alumunium, kolestrol, gula atau kalori apapun. Coffee timer alami, tidak berasa dan terdiri dari bahan GRAS yang diakui FDA. Sehingga menjamin coffee tamer aman digunakan.

coffee tamer
Credit: calciblend.com

Coffee tamer biasanya dikemas dengan single-serving packets berupa butiran-butiran yang (tentu) dapat larut, atau dalam bentuk shaker bottle. Kamu hanya perlu memasukan 1/4 dari coffee tamer ke dalam kopimu, aduk selama 30 detik maka coffee tamer akan langsung bekerja untuk menetralkan keasaman pada kopimu.

Alternatif Lain untuk Netralisasi Keasaman Kopi

Tidak semua kopi memiliki tingkat keasaman yang sama, seperti yang telah dijelaskan di awal. Jika kamu menginginkan cara lain untuk mengurangi/ mentralkan keasaman pada kopi, berikut Lakopi merangkumnya untuk kamu!

Decaf Coffee

Dilansir roastycoffee.com semua kopi menyebabkan perut menghasilkan asam. Namun, memang benar kopi tanpa kafein memiliki keasaman yang lebih rendah. Ini karena kafein berlebih berperan besar dalam refluks asam dan kopi berkafein dapat menyebabkan perut memproduksi lebih banyak asam daripada rekan tanpa kafeinnya.

Itulah mengapa memilih kopi tanpa kafein mungkin berdampak baik! Mau tahu lebih banyak tentang decaf coffee? Klik di sini!

Kopi
Credit: Jeffrey Wegrzyn (Unsplash)

Cold Brew Coffee

Tidak seperti es kopi lainnya, cold brew coffee tidak bersentuhan dengan air panas selama proses menyeduh. Cold brew coffee disiapkan dengan air suhu ruangan (atau dingin) dan waktu perendaman yang sangat lama, yang menyebabkannya menjadi sekitar 67% less acidic. 

Yuk cari tahu tentang cold brew coffee di sini!

cold brew coffee tahan lama
Credit: Sabri Tuzcu via unsplash.com

Darker Roast 

Tahukah kamu? Memilih jenis roast yang lebih gelap akan menurunkan menurunkan keasaman kopi kamu, loh!

Sementara itu medium roast sering digunakan untuk mengeluarkannya. Hal ini pula yang membuat kopi disebut “bright” dan menjadikan medium roasts populer dengan metode pour-over brewing.

Ilustrasi quakers coffee
Credit: burmancoffee.com

Biji Kopi dengan Keasaman Rendah

Ketika permintaan kopi dengan keasaman rendah tumbuh, pasar kopi juga berkembang. Beberapa dari biji kopi ini diproduksi secara alami dengan metode yang mengurangi keasaman, yang lain memiliki acid-reducing komponen yang ditambahkan ke dalamnya.

biji kopi pengeringan
Credit: povertybaycoffee.com

Tambahkan Susu dan Krimer

Menambahkan susu atau krim berkontribusi untuk menetralkan keasaman kopi dan membuat rasa kopi lebih smooth. Itu juga alasan mengapa susu cenderung bekerja lebih baik dengan dark roast sementara kopi dengan medium roast disarankan untuk menikmatinya sebagai kopi hitam.

Kopi Gula Aren
Credit: frank mckenna (Unsplash)

Tambahkan Garam

Tahukah kamu? Menambahkan sedikit garam pada bubuk kopimu sebelum diseduh ternyata dapat mengurangi keasaman pada hasil ekstraksi kopi! Dan sebagai tambahan kamu bisa menggunakan metode brewing apa saja, loh! Selain mengurangi keasaman, tambahan garam juga akan membawa rasa sweetness pada kopi.

kopi dengan garam
Credit: delish.com

Asal Daerah Kopi

Dataran tinggi dan tanah vulkanik sering kali berkontribusi pada tingkat keasaman yang lebih tinggi di wilayah penanaman kopi tertentu. Pada saat yang sama, daerah yang berbeda dikenal dengan tingkat keasaman yang berbeda serta profil rasa yang juga berbeda.

Sejarah Kopi Java Preanger di Indonesia
Credit: majalah.ottencoffee.co.id

Jadi, penting untuk mengetahui asal kopimu!

Ingin mencari biji kopi berkualitas dari berbagai daerah? Kunjungi Lakopi.id!


Penggunaan coffee tamer kembali ke preferensi masing-masing penikmat kopi. Tentunya, penggunaan coffee tamer bisa dipastikan aman asalkan digunakan dengan benar dan sesuai ketentuan!

Jangan lupa! Drink your coffee healthily and happily!

Salam, Lakopi Indonesia!