Apa itu White Coffee? Yuk Simak Fakta-fakta Menarik dari White Coffee!

White coffee
Credit: hungrygowhere.my

Sebagian dari kamu mungkin sudah akrab dengan white coffee. Namanya populer karena cita rasa dan keunikannya. Tapi apakah kamu sudah benar-benar kenal dengan white coffee?

Ternyata masih banyak loh yang bingung dengan apa itu white coffee. Mengapa demikian?

White coffee memiliki nama yang sederhana, namun sulit diartikan dan dipahami oleh beberapa orang, apa sebenarnya white coffee? 

Dilansir oleh roastycoffee.com alasan perbedaan definisi tersebut adalah karena white coffee berkembang di berbagai belahan dunia. Karena tidak ada label baru dan kreatif seperti “frappuccino” yang muncul, kedai kopi sering kali meninggalkan definisi white coffee sedikit ambigu.

Mau tahu lebih tentang white coffee?

Yuk simak fakta tentang white coffee di bawah ini!

pasca panen kopi organik ilustrasi
Photo by Angela Pham on Unsplash

Proses Roasting Biji Kopi dari White Coffee

Apa itu white coffee?

Dilansir situs majalah.ottencoffee.co.id nama white coffee diambil bukan karena banyaknya susu yang dipakai atau warnanya putih campuran susu. White coffee sendiri adalah jenis minuman kopi yang biji kopinya disangrai dengan level roasting light plus dengan temperatur yang rendah dan jauh di bawah standar dunia roasting. Oleh karena itu, biji kopi ini menghasilkan kopi yang tidak gelap.

Dilansir oleh situs roastycoffee.com menyebutkan bahwa dua jenis kopi putih yang mungkin kita temui di kedai kopi berasal dari Malaysia atau Yaman.

white coffee yaman
Credit: roastycoffee.com

Proses pemanggangan untuk kedua jenis white coffee ini berbeda pada beberapa hal, namun keduanya menghasilkan light roast. Tidak seperti dark roast, proses light roasting menjaga suhu tetap rendah dan biji dibiarkan dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Dilansir oleh roastycoffee.com, biji white coffee dari Yaman akan dipanggang pada suhu sekitar 325 F atau 163 C yang sangat rendah. Hal tersebut menyebabkan biji kopi sangrai memang terlihat berwarna putih saat selesai dilakukan proses roasting (hasil light roast ini biasa disebut juga dengan blonde roast).

blonde roast
Credit: luckybelly.com

Sedangkan untuk biji white coffee dari Malaysia sebenarnya tidak terlalu ‘putih’ saat dilakukan light roast. Tapi tetap termasuk ke dalam kategori light roast. Selain itu, selama proses roasting, biasanya roaster menggunakan margarin minyak sawit daripada kombinasi margarin, gula, dan gandum yang biasa digunakan saat proses dark roast. Proses ini menghasilkan cita rasa seduhan kopi yang memiliki sedikit caramelized.

Perbedaan White Coffee Yaman dan Malaysia

Walaupun diproses dengan cara yang sama dan hanya memiliki sedikit perbedaan saat proses roasting, white coffee yaman dan malaysia memiliki perbedaan yang terlihat yaitu:

  • White coffee Malaysia, juga dikenal sebagai kopi putih Ipoh, tidak mengacu pada biji tertentu, seperti yang dipercaya oleh banyak orang. Ini hanya mengacu pada proses pemanggangan dan persiapan minuman tertentu.
  • Berbeda dengan varietas Malaysia, kopi putih Yaman sebenarnya terlihat mendekati putih tanpa tambahan apa pun, kopi yang telah disangrai dengan khusus tadi kemudian dicampur pada salah satu rempah khas Yaman yaitu hawaij. Namun, keduanya serupa karena keduanya adalah biji kopi light roast dengan bahan-bahan unik yang ditambahkan pada hasil brewing terakhir.
malaysia white coffee
Credit: 11stepfootprint.com

Cita Rasa White Coffee

White coffee memiliki cita rasa yang lembut dan manis. Rasa kopinya lembut dan murni walaupun telah melewati proses pemanggangan/ ekstraksi lainnya. Disisi lain karena white coffee merupakan light roast, maka keasaman yang dimiliki akan jauh lebih banyak daripada kebanyakan kopi lainnya. White coffee jua memiliki earthy dan nutty flavour tanpa pahit yang biasa dimiliki kopi lainnya.

secangkir white coffee
Photo by Brigitte Tohm on Unsplash

Kandungan Kafein White Coffee

Beberapa sumber menyebutkan bahwa kandungan kafein dari white coffee lebih banyak dibandingkan jenis kopi yang lain. Hal ini dikarenakan, proses roasting yang dilakukan biasanya akan mengurangi kandungan kafein, sehingga roasting yang dilakukan pada white coffee yang ‘super ringan’ atau light roast membuat kandungan kafein ‘seharusnya’ lebih banyak yang tersisa.

Tapi, ini tidak sepenuhnya benar.

white and black coffee
Credit: boisecoffee.com

Karena light roast coffee lebih padat daripada dark roast, mengukur kopimu (bukan menimbangnya) akan memberi sedikit variasi pada kandungan kafein yang ada. Bagaimanapun, perbedaannya, bahkan dalam kasus white coffee tidak terlalu besar. Perbedaan yang sebenarnya yaitu ada pada kopi itu sendiri (Arabika atau Robusta).

Jadi jika kamu bukan penggemar white coffee dan ingin beralih karena kandungan kafein yang ‘konon’ lebih tinggi, kamu salah besar. Kandungan kafein dari white coffee tidak akan jauh berbeda dengan regular black coffee yang kamu biasa nikmati, atau bahkan tidak lebih besar dari one shot of espresso.

Manfaat Kesehatan dari White Coffee?

Dilansir oleh majalah.ottencoffee.com white coffee ini ternyata baik untuk kesehatan. Menurut Dr. Ben-Zion yang dilansir dari thektchn.com menyebut white coffee sebagai heath elixir. Hal ini disebabkan proses sangrai yang sebentar. Karena menurutnya lagi semakin lama proses sangrai maka proses oksidasi akan semakin besar.

Tahukah kamu? Semakin sebentar proses sangrai maka akan menghasilkan asam klorogenik yang melindungi sel tubuh manusia dari proses oksidasi dan implementasi. Maka dari itu white coffee ini dipercaya baik untuk kesehatan.

Menurut situs roastycoffee.com beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam khusus ini dapat membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular, regulasi glukosa, penurunan berat badan, anti peradangan, dan banyak lagi.

white coffee instan
Credit: foodadvisor.com

Namun, perlu diperhatikan bahwa manfaat kesehatan ini hanya didapatkan dari white coffee murni, bukan instan dan dengan campuran berbagai macam bahan lainnya. Dilansir oleh hellosehat.com biasanya white coffee instan ditambahi gula atau pemanis buatan. Kelebihan gula berisiko menyebabkan gangguan metabolisme, nafsu makan sulit dikendalikan, dan naiknya gula darah hingga kencing manis (diabetes tipe 2).

Jadi, batasi konsumsi white coffee hingga paling banyak 2 cangkir sehari. Sebaiknya kamu juga memilih produk yang tidak mengandung gula tambahan.


Untuk mendapat manfaat kesehatan kopi tentu dibutuhkan biji kopi yang berkualitas! Bingung dimana mendapatkan biji kopi berkualitas?

Kamu bisa kunjungi Lakopi.id! Lakopi merupakan market place yang menyediakan berbagai macam biji kopi mentah berkualitas yang mana trade-nya juga langsung ke petaninya, loh!

Jangan lupa! Drink your coffee healthily and happily!

Salam, Lakopi Indonesia.