Bagaimana Grind Size dapat Membantu Meningkatkan Cita Rasa Kopimu?

grind size
Photo by Noora Al Hammadi on Unsplash

Grind size – Kemampuan menyeduh kopi sekarang makin banyak diminati. Apalagi karena adanya pandemi, mayoritas masyarakat disarankan untuk di rumah saja, dan memiliki kemampuan untuk menyeduh kopimu sendiri dari rumah bukanlah suatu ide yang buruk, bukan?

Alat dan metode untuk menyeduh kopi pun semakin beragam dan terdiri dari berbagai jenis. Tujuannya tentu untuk memudahkan para coffee drinker dan memberi kebebasan mengeksplorasi kopi yang kita inginkan. Drip coffee method, espresso maker adalah beberapa diantaranya.

Tahukah kamu? Dalam metode penyeduhan kopi/ coffee brewing grind size dari kopi ternyata mempengaruhi cita rasa kopi, loh! 

Bagaimana kita bisa meningkatkan cita rasa kopi dengan menyesuaikan grind size? Apa kaitannya grind size dengan cita rasa kopi hasil seduhanmu? Yuk kita bahas!

Grinder
Credit: Kaffee Meister (Unsplash)

Dilansir oleh perfectdailygrind.com ada banyak variabel yang memengaruhi rasa kopi yang kita seduh, diantaranya waktu, suhu, brewing tools, tetapi variabel paling ampun untuk menyeduh kopi yang lebih baik -tentu dengan asumsi biji kopi yang berkualitas dan peralatan yang bagus, adalah grind size atau ukuran gilingan.

Bagaimana Grind Size Mempengaruhi Cita Rasa Kopimu?

Rahasia kopi yang enak tentu terletak di hasil ekstraksi. Ini mengacu pada proses mengekstraksi senyawa rasa dan aroma dari biji kopi ke dalam air panas (proses brewing) – dan, dengan demikian, menciptakan secangkir kopi yang lezat.

Namun, tidak semua senyawa rasa dan aromanya sama dan di ekstrak dalam rasio waktu yang sama. Todd Goldsworthy dilansir oleh situs perfectdailygrind.com menyatakan bahwa ekstraksi kopi yang keluar akan memiliki rasa yang pertama yaitu keasaman, lalu manis, pahit, dan selanjutnya adalah astringency.

Hal ini kemudian semakin menekankan pentingnya ekstraksi yang dihasilkan untuk cita rasa secangkir kopimu. Kemudian mengapa grind size menjadi penting? Well, tentu saja karena grind size sangat berpengaruh pada hasil ekstraksi.

hasil akhir drip coffee brewing
Photo by Rima Kruciene on Unsplash

Pengaruh Grind Size pada Cita Rasa Kopi

Sepertinya yang telah dijelaskan sebelumnya, terdapat beberapa elemen/ variabel yang mempengaruhi ekstraksi dan cita rasa kopi yang kamu seduh. Grind size, waktu menyeduh (brew time), suhu air, jenis biji kopi, hingga roasting level. Berikut disunting dari perfectdailygrind.com beberapa elemen yang mempengaruhi cita rasa kopi dan bagaimana mereka mempengaruhinya:

  • Biji kopi/ origin: Setiap biji kopi tentu tidak sama, berbeda origin, varietas, dan proses pengolahan pasca panen kopi akan menghasilkan cita rasa yang berbeda pula.
  • Roasting: yang kita gunakan under-roasted maka cita rasa kopi cenderung sour, sedangkan jika biji kopi over-roasted maka cita rasa yang dihasilkan akan pahit dan smoky.
  • Tingkatan roasting: light roasts lebih cenderung memiliki cita rasa lebih fruity dan asam, sedangkan medium roasts lebih manis, dan untuk dark roasts lebih pekat dengan rasa pahit dan tidak memiliki rasa yang terlalu kompleks.
  • Brew time/ waktu penyeduhan: semakin lama maka semakin banyak ekstraksi.
  • Suhu air: semakin panas air maka semakin banyak ekstraksi kopi yang didapatkan.
brewing
Photo by Gerhard Eugnhm on Unsplash

Lalu bagaimana dengan grind size? Alex Choppin seorang Support and Coffee Specialist at Baratza melalui perfectdailygrind.com menyatakan bahwa grind size merupakan faktor terbesar dalam menciptakan cita rasa saat proses penyeduhan kopi.

Mengapa demikian? Pemilihan grind size yang tepat akan membuka area permukaan dan memudahkan air untuk mengekstrak lebih banyak senyawa/ kandungan dari bubuk kopi dalam periode waktu yang sama.

Benarkah grind size merupakan faktor yang paling besar? Yuk kita bahas lebih lanjut!

Mengapa Grind Size Menjadi Faktor Terbesar dalam Cita Rasa Kopi?

Alex Choppin melalui perfectdailygrind.com menambahkan bahwasannya memang banyak elemen yang mempengaruhi hasil ekstraksi kopi selain grind size, namun merubah grind size adalah salah satu cara termudah untuk disesuaikan dalam proses menyeduh kopi/ brewing.

Faktanya, grind size juga akan mempengaruhi elemen lainnya yang mempengaruhi cita rasa kopi. Misalnya brew time dalam filter coffee. Brew time adalah waktu yang dibutuhkan air untuk meresap dan menetes melalui bubuk kopi dari filter, sehingga fine/ coarse grind size akan berdampak pada waktu yang digunakan.

Kalita wave
Credit: The Coffee Lab

Selain itu, dengan pour over dan batch brew coffee, grind size akan memengaruhi turbulensi: seberapa banyak bubuk kopi bergerak selama penyeduhan/ brewing time. Dan ini juga berpengaruh besar pada ekstraksi kopi yang dihasilkan.

Grind size yang salah tidak dapat dikompensasikan hanya dengan menyesuaikan variabel lain yang mempengaruhi cita rasa kopi karena telah memengaruhi banyak faktor lainnya. Jadi, setelah kamu mengonfirmasi rasio kopi dan air, lihat kembali grind size yang kamu gunakan dan sesuaikan.

Tips! Pastikan kamu mengetahui grind size yang disarankan untuk metode penyeduhan kopi yang akan kamu gunakan. Kemudian coba pengaturan yang menurut kamu akan cocok. Sesuaikan dan pastikan untuk menuliskan resep yang kamu gunakan. Kemudian, cicipi kopinya dan catat!

Bagaimana Jika Kita Salah Menggunakan Grind Size?

filter basket mok pot
Photo by Elesban Landero on Unsplash

Jika kita dapat mengatur grind size yang tepat tentu kita akan mendapatkan secangkir kopi yang well-balanced dan nikmat. Bagaimana jika kita salah?

Will Frith melalui perfectdailygrind.com menyatakan bahwa jika grind size terlalu kasar/ coarse biasanya ekstraksi yang dihasilkan akan lebih encer/ thinner-bodied dan less concentrated karena lebih sedikit senyawa perasa yang tersedia. Semakin kasar grind size maka semakin sedikit permukaan pada bubuk kopi dan semakin rendah tingkat ekstraksi.

Sedangkan jika kamu menggunakan fine grind size pada metode brewing yang salah maka ekstraksi yang dihasilkan akan memiliki rasa pahit bakan ashy notes. Rasa yang dihasilkan akan lebih terkonsentrasi dan sulit dikeluarkan saat proses brewing sehingga mungkin saja ekstraksi akan menjadi muddy.


Mengetahui ilmu tentang grind size dan memahaminya mungkin bukan hal yang mudah, namun jika kamu memahami bagaimana penggunaan dan pengaturan grind size akan mempengaruhi cita rasa kopimu, dapat dipastikan kamu bisa menikmati secangkir kopi yang nikmat setiap harinya!

Untuk biji berkualitas kamu bisa kunjungi Lakopi.id dan temukan biji kopi pilihanmu!

Happy brewing! 

Salam, Lakopi Indonesia.