Cara Sampling Biji Kopi Mentah? Yuk Simak!

sampling biji kopi mentah
Photo by Coffee Geek on Unsplash

Sampling biji kopi mentah – Sebelum memilih biji kopi mentah yang akan kamu beli, biasanya para green beans buyer akan meminta sampel dari biji kopi mentah untuk menemukan kualitas batch kopi tertentu sehingga pembeli dapat mengetahui apakah biji kopi mentah ini sesuai dengan kebutuhannya atau tidak.

Sebagai produsen kopi, sampel dari biji kopi mentah menjadi penting karena akan berdampak pada penjualan. Sampling biji kopi mentah ini akan membantu – atau mengahancurkan – penjualan biji kopi. Proses sampling ini menjadi proses yang sedikit sulit dan tricky. 

Sampling biji kopi mentah tentunya harus dapat mencakup keseluruhan karakteristik dan kualitas dari biji kopi itu sendiri, oleh karena itu sampling menjadi penting untuk produsen kopi. Sampling harus memenuhi ekspektasi pembeli serta portfolio yang sesuai.

Nah, apa sih keuntungan dan pentingnya melakukan sampling pada biji kopi mentah? Bagaimana produsen dan konsumen dapat memaksimalkan penggunaan sampling biji kopi mentah? Yuk kita simak di bawah ini!

Sejarah Kopi Java Preanger di Indonesia
Credit: majalah.ottencoffee.co.id

Pentingnya Sampling Biji Kopi Mentah

Dilansir oleh majalah.ottencoffee.com, ada dua jenis sampling biji kopi yang umumnya digunakan. Apa saja jenis sampling ini?

Sample Day-Lot

Sampel day-lot bisa dikatakan hampir mirip dengan tour ke kebun kopi. Petani memberikan pengalaman langsung kepada calon pembeli atau konsumen ketika panen tiba. Penjelasan mengenai lokasi tanaman kopi, mulai dari ketinggian, jenis tanah, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas dari biji kopi mentah mereka.

Bahkan tidak jarang ada juga yang melakukan cupping session di tempat. Hal ini kemudian akan memberikan informasi terkait karakter rasa/ taste notes dari biji kopi yang ada di pertanian tersebut.

sampel day-lot
Credit: Lakopi Indonesia

Sampel Berdasarkan Tipe

Sampel ini yang sering dilakukan oleh para penjual green bean, juga memudahkan para calon pembeli dan menghemat waktu tidak perlu langsung melihat lokasi panen.

Pengambilan sampel biji kopi mentah perlu dilakukan pada beberapa tahap selama proses penjualan, mulai dari sampel jenis, sampel tempat penyimpanan, sampel untuk penawaran, hingga sampel pra-pengiriman. Saat setiap tahap berlalu, setiap sampel menjadi lebih akurat dan final.

  • Offer Sample Sampel yang diberikan oleh produsen, koperasi atau eksportir untuk menawarkan biji kopi ke banyak calon pembeli dengan mengambil sedikit masing-masing dari beberapa karung green bean, kemudian di satukan dalam satu plastik sampel. Atau bisa saja, dengan mengambil beberapa dari 1 karung untuk mewakili semuanya.
  • Pre-Ship Sample Sampel yang diambil sebelum green bean dikirim melalui pengiriman kontainer. Karung-karung green bean yang akan dikirim dan dimasukkan ke kontainer, sebelum itu diambil beberapa biji kopi untuk sampel.
  • Arrival Sample Sampel yang diambil, ketika karung-karung green bean telah sampai pada gudang-gudang penyimpanan.
  • Spot Sample Berkaitan dengan pembelian biji kopi yang dilakukan ketika biji kopi yang datang, kemudian calon pembeli lokal langsung membelinya, tanpa biji kopi mengalami masa penyimpanan yang lama saat biji kopi baru pertama kali sampai di gudang penyimpan.

Apa yang bisa didapatkan produsen dan konsumen dari sampling ini? Yuk simak!

petani kopi
Credit: Lakopi Indonesia

Keuntungan Sampling untuk Roasters

Biji kopi mentah atau green beans adalah fresh product yang tentunya sangat sensitif. Biji kopi mentah sensitif terhadap penyimpanan, penangangan, dan waktu. Hal ini menyebabkan perlu banyak pemeriksaan untuk mengetahui perubahan yang terjadi selama masa/ proses pengolahan biji kopi mentah.

Sebagai roasters, pengambilan sampel ini akan membantu untuk mengetahui/ memantau perubahan yang terjadi pada biji kopi mentah dan mendapatkan kesan akurat dari produk kopi yang nantinya akan ditawarkan. Ini adalah salah satu langkah penting dalam proses perdagangan/ penjualan biji kopi mentah.

Rafael Valcare seorang Agricultural Value Chain Consultant melalui perfectdailygrind.com menjelaskan bahwa mempersiapkan sampel dapat menjadi basis/ dasar dalam penawaran penjualan dari roaster. Adanya sampel dapat memastikan kopi yang akan di beli sesuai dengan spesifikasi dan memastikan karakteristik kopi baik untuk teknikal, komersial, dan tujuan administrasi. Sampel ini juga dapat digunakan sebagai quality control atau quality inspection.

sampling biji kopi untuk roaster
Photo by Battlecreek Coffee Roasters on Unsplash

Keuntungan Sampling untuk Produsen Kopi

Sebagai produsen kopi, sudah seharusnya untuk memberikan kesan pertama yang baik akan kopi yang akan ditawarkan kepada konsumen. Sampel biji kopi yang diberikan harus menjadi representasi akan kopi tersebut dengan baik.

Saat memberikan sampel kepada calon konsumen, produsen juga disarankan untuk memberikan informasi dan transparansi tentang sampelkopi tersebut. Sampel itu -tentunya, akan mewakili kualitas dan karakteristiknya.

Apa saja informasi yang dibutuhkan konsumen dari sampel tersebut? Dilansir situs perfectdailygrind.com jenis kultivar, ketinggian, langkah pemrosesan, alat, dan kondisi pertumbuhan dari kopi adalah variabel yang akan dilihat calon konsumen.

Alejandro Cadena, CEO dan Co-Founder dari Caravela Coffee melalui perfectdailygrind.com memaparkan bagaimana biasanya produsen melakukan sampling -terlepas dari pentingnya sampling biji kopi mentah untuk konsumen seperti mereka. Proses sampling memang penting, namun bagaimana kamu membentuk sampel itu jauh lebih penting.

biji kopi berkualitas
Credit: Lakopi Indonesia

Tahukah kamu? Petani kopi biasanya tidak punya peralatan yang sesuai untuk melakukan sampling. Jadi biasanya yang dilakukan adalah dengan mengambil sebagian biji kopi yang paling atas dari penyimpanan dan mencampurnya. Dan hal tersebut tentu saja sangat tidak merepresentasikan karakteristik serta kualitas biji kopi.

Sampel Biji Kopi di Tangan Calon Pembeli

Dilansir dari situs majalah.ottencoffee.com, standar banyaknya sampel biji kopi mentah yang akan dikirim ke calon konsumen/ pembeli adalah 200 gram, namun juga dapat menyesuaikan berapa gram biji kopi yang dibutuhkan oleh pembeli. Sampel biji kopi ini tentunya juga dihargai sesuai dengan kesepakatan antara calon pembeli dan produsen.

Setelah sampel biji kopi ini sampai di tangan calon pembeli, maka biji kopi ini akan di evaluasi dan disesuaikan dengan karakteristik yang juga disampaikan produsen saat sampel diberikan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas biji kopi dan seberapa tinggi tingkat defect dari sampel biji kopi yang dikirim.

Selanjutnya akan ada cupping session, biji kopi akan dievaluasi oleh beberapa orang (bukan satu orang saja) untuk lebih memastikan semua orang yang melakukan cupping session mendapatkan taste notes yang sama dari jenis biji kopi yang telah diolah tersebut.

Langkah-langkah Coffee Cupping
Credit: northstarroast.com

Sampling biji kopi penting dilakukan untuk mengetahui kualitas dan karakteristik dari biji kopi yang akan kita beli. Namun, Lakopi menawarkan solusi lebih praktis!

Jika kamu ingin membeli biji kopi mentah berkualitas, dengan trade langsung ke petani kopi, kamu bisa kunjungi Lakopi.id!

Selamat memilih biji kopi favorite-mu!

Salam, Lakopi Indonesia.