Mengenal Shade-Grown Coffee, Kopi yang di Tanam di Tempat Teduh!

Credit: Pesticide Action Network

Shade-Grown Coffee – Sebelum secangkir kopi dapat dinikmati oleh para penikmat kopi, tentu banyak proses yang harus dilakukan. Pemilihan biji yang baik dan berkualitas, serta metode penanaman serta pengolahan juga mempengaruhi kualitas dan cita rasa kopi itu sendiri.

Selain itu, terdapat juga beberapa standar dan sertifikasi dalam menanam, mengolah, dan memproduksi kopi hingga bisa dipasarkan. Beberapa diantaranya ada sertifikasi dari Rainforest Alliance, Fair Trade, dan USDA Organic.

Jika diperhatikan, penanaman kopi biasanya dilakukan di lahan terbuka yang luas dan mayoritas di dataran tinggi. Namun, apakah kamu pernah dengar tentang shade-grown coffee? 

Apa itu shade-grown coffee? Bagaimana kualitas dan cita rasanya? Apa manfaatnya?

Penasaran? Yuk simak artikel di bawah ini!

ilustrasi karakteristik shade-grown
Credit: theexoticbean.com

Apa Itu Shade-grown Coffee?

Secara simpel, shade-grown coffee dapat diartikan dengan: kopi yang di tanam di tempat teduh.

Dilansir roastycoffee.com bahwa kopi yang dikonsumsi saat ini biasanya adalah kopi yang ditanam di bawah sinar matahari. Hal ini berasal dari strategi pertanian produksi massal yang terdiri dari penanaman biji kopi dalam jumlah besar. Biasanya lokasi tersebut berada di daerah dengan akses lebih banyak terhadap sinar matahari, curah hujan, dan dataran tinggi.

Tapi, tahukah kamu tanaman kopi awalnya tidak tumbuh dengan cara ini?

shade-grown
Credit: Pacific Birds Habitat Joint via pacificbirds.org

Faktanya, tanaman kopi adalah pohon / semak subtropis yang tumbuh dalam ekosistem yang rimbun dan kaya dari berbagai macam spesies tanaman hutan hujan lainnya. Mereka dengan mudah tumbuh subur di lokasi yang teduh, terutama di bawah kanopi pohon yang lebih tinggi. Secara historis, hampir semua kopi adalah kopi yang ditanam di tempat teduh.

Lalu mengapa kopi yang ada saat ini kebanyakan adalah sun-grown coffee? Hal ini terjadi seiringin dengan bertambahnya permintaan kopi sehingga menuntut proses produksi yang lebih cepat.

Darimana Asal Shade-grown Coffee?

Beberapa negara pengahasil kopi yang berperan besar juga menghasilkan shade-grown coffee. Beberapa diantaranya yang menghasilkan dalam jumlah besar yaitu Timor, Sumatra, Ethiopia, dan New Guinea adalah wilayah paling terkenal yang mempraktikkan produksi shade-grown coffee atau kopi teduh, meskipun ada banyak perkebunan kopi lain di dunia yang mungkin juga mempraktikkannya, hanya saja masih dalam skala yang jauh lebih kecil.

orang bertani kopi
Credit: perfectdailygrind.com

Karakteristik Penanaman Shade-grown Coffee 

Shade-grown coffee konon memiliki cita rasa yang lezat juga membuat kita sebagai kosnsumen dan lingkungan sekitar lebih baik karena teknik penanamannya. Bagaimana karakteristik (atau dapat disebut benefit lebih tepatnya) dari shade-grown coffee?

shade-grown
Credit: Big River Coffee Company via bigrivercoffee.co

Flavour atau Cita Rasa

Salah satu ciri/ sifat terpenting dari shade-grown coffee dan kopi secara umum yaitu cita rasa yang dihasilkan. Meskipun banyak penggemar kopi memiliki pendapat mereka sendiri tentang rasa dan metode penanaman kopi, penting untuk dicatat bahwa kualitas selalu mengalahkan kuantitas dalam hal rasa biji secara keseluruhan.

Dilansir melalui roastycoffee.com metode penanaman shade-grown coffee membuat tanaman kopi tumbuh dengan subur di habitat naturalnya, sangat kontras dengan kondisi yang harus mereka tanggung melalui metode tanam sun-grown. 

Oleh karena itu, biji yang ditanam di tempat teduh memiliki peluang yang sangat tinggi untuk memiliki rasa yang lebih kuat daripada yang lain. Ini terutama karena perkebunan kopi yang tumbuh di tempat teduh memungkinkan mereka menerima banyak nutrisi dari pohon buah-buahan di sekitarnya.

Kopi Geisha Panama
Credit: en.wikipedia.org

Pengendalian Hama

Kedua setelah tembakau, kopi disemprot dengan lebih banyak bahan kimia daripada tanaman lainnya. Tidak seperti kopi yang ditanam di bawah sinar matahari, perkebunan kopi yang mempraktikkan metode penanaman alami juga memiliki cara yang lebih alami untuk membasmi serangga pengganggu atau hama pada tanaman kopi.

Karena strategi penanaman shade-grown coffee mengembangkan lingkungan bagi burung dan serangga untuk berkembang, spesies ini sering bekerja sama untuk membasmi serangga herbivora yang mengancam tanaman kopi.

Hal ini dikarenakan keanekaragaman jenis pengendalian hama dapat dilakukan dengan cara yang sehat dan ramah lingkungan tanpa menggunakan pupuk berbahan kimia. Dalam dunia produksi kopi massal, penggunaan bahan kimia yang berpotensi membahayakan lingkungan adalah praktik umum yang konsekuensinya sering diabaikan.

pestisida ilustrasi
Credit: bobvila.com

Pemupukan/ Fertilization 

Selain pengendalian hama, ekosistem yang berkembang juga membantu mendorong pemupukan alami berkelanjutan untuk tanaman kopi. Terletak di bawah pohon peneduh, tanaman menerima nutrisi dari daun yang gugur, dan juga dari kotoran hewan dan pembusukan tumbuhan dan hewan yang mati.

Bagaimana Kita Tahu Kalau Kopi yang Kita Konsumsi adalah Shade-grown Coffee?

Dilansir dari situs learn.eartheasy.com cara kita mengetahui kopi yang kita ingin konsumsi adalah shade-grown coffee atau sun-grown coffee adalah dengan memperhatikan hal berikut:

  • Cari perkebunan kopi yang menyatakan dalam situs web mereka, bahwa mereka menghasilkan kopi “yang ditanam di tempat teduh” dan tidak menggunakan pestisida atau herbisida.
  • Baca label dan cari kata-kata seperti bird friendly, fair trade, bersertifikat organik, dll.
  • Negara asal merupakan salah satu indikator. Meskipun ada pengecualian, kopi yang diproduksi dari Meksiko selatan, El Salvador, Peru, Panama, Nikaragua, dan Guatemala terutama ditanam di bawah naungan. Selain itu, kopi dari Sumatera, Timor, New Guinea dan Ethiopia kebanyakan ditanam di tempat teduh. Kopi dari Kolombia, Brasil dan Kosta Rika lebih cenderung sun-grown coffee, meskipun ada beberapa produsen shade-grown coffee dari wilayah ini.
Roasting
Credit: Battlecreek Coffee Roasters (Unsplash)

Apakah kopi yang kamu konsumsi termasuk ke dalam shade-grown coffee atau sun-grown coffee? 

Terlepas dari metode tanam yang berbeda, memastikan biji kopi yang kamu konsumsi berkualitas akan membuat asupan kopi yang masuk ke tubuh jadi lebih sehat, loh!

Kamu bisa mendapatkan biji kopi berkualitas di Lakopi! Lakopi merupakan market place yang menyediakan berbagai macam biji kopi mentah berkualitas yang mana trade-nya juga langsung ke petaninya!

Drink your coffee healthily and happily!

Salam, Lakopi Indonesia.