Wine Coffee, Kopi Rasa Anggur? Apa Sih Itu?

Wine Coffee
Credit: chowhound.com

Wine CoffeeKira-kira mendengar nama ini, apa yang kamu pikirkan? Mungkin kamu akan berpikir istilah wine itu mengacu pada minuman beralkohol. Akan tetapi, pikiran seperti itu tentu saja salah. wine coffee merupakan kopi yang melewati proses fermentasi atau kopi yang difermentasikan serta menghasilkan cita rasa unik seperti aroma wine. Dengan arti lain, wine coffee merupakan kopi fermented sebelum menjadi biji kopi.

Proses fermentasinya pun juga dilakukan secara alami, yaitu melewati proses penjemuran langsung di bawah sinar matahari. Tak hanya itu saja, pembuatannya pun terbilang cukup sulit, bahkan bahan dasarnya pun harus berasal dari kopi yang berkualitas sangat baik.

Biasanya, buah kopi yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan wine coffee adalah Kopi Arabika Gayo dan Kopi Robusta Lampung. Kedua jenis kopi ini menjadi sangat favorit untuk dijadikan wine coffee karena kualitasnya yang baik, bahkan memiliki cita rasa buah kopi yang lebih manis dan enak.

Namun, tak menutup kemungkinan, banyak juga kopi-kopi yang berkualitas baik dari berbagai daerah yang difermentasikan sebagai wine coffee.

Dengan adanya rasa wine  di dalamnya, apakah wine coffee halal untuk dikonsumsi? Ya, karena wine coffee tidak ada kandungan alkohol sedikit pun di dalamnya.

Proses Pembuatan Wine Coffee

Proses Pembuatan Wine Coffee
Credit: thebacklabel.com

Nah, proses wine coffee  juga tidak boleh sembarangan dan harus melewati proses yang sangat detail. Itu sebabnya harganya sangat mahal. Kira-kira bagaimana ya prosesnya?

Penanaman biji kopi

Penanaman Biji Kopi
Credit: Christian Joudrey (Unsplash)

Biasanya, kopi yang akan difermentasikan, ditanam di atas ketinggian sekitar 1.500 mdpl dan memiliki waktu panen yang berbeda dengan kopi yang tumbuh lebih rendah.

Pemilihan biji kopi

Proses pemilihan biji kopi
Credit: bimata.id

Saat musim panen telah tiba, kopi akan disortir terlebih dahulu untuk memisahkan antara kopi yang kualitasnya bagus dan kopi yang kualitasnya buruk.

Pemilihan tersebut dapat terlihat dari kondisi fisik biji kopi, seperti apakah ukurannya besar dan tidak defect, maka kopi akan diproses lebih lanjut. Proses ini dilakukan secara manual dan harus memerlukan ketelitian tinggi.

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, pembuatan wine coffee paling sering berasal dari Kopi Arabika Gayo dan Kopi Robusta Lampung. Sebab, keduanya memiliki rasa buah kopi yang lebih manis dan enak.

Proses fermentasi natural

Ilustrasi proses fermentasi natural
Credit: regional.kompas.com

Pada proses ini, biji kopi akan dimasukkan ke dalam bungkus plastik yang bertujuan untuk fermentasi alami. Di dalam satu bungkus plastik, tidak boleh memuat banyak biji kopi dan akan diisi sebanyak setengah atau tiga perempat dari bungkus plastik.

Sebab, sebungkus plastik itu akan mengalami pengembangan yang di dalamnya terdapat kandungan air dari hasil fermentasi.

Proses penjemuran

Penjemuran wine coffee
Credit: foto.bisnis.com

Kalau proses ini dilakukan tanpa mengupas kulit biji kopi terlebih dahulu dan juga jangka waktu penjemurannya tergantung dari varietas kopi yang ditanam.

Biasanya, proses penjemuran kopi dilakukan selama 45-60 hari, bahkan ada yang sampai lebih dari 100 hari. Hal ini bertujuan agar getah pada kulit kopi dapat meresap ke bijinya.

Selain itu, penjemuran kopi ini akan dijemur menggunakan air hasil fermentasi yang keluar dari biji kopi. Kok bisa sih? Ya, hal ini karena bertujuan agar air yang dikeluarkan dapat diserap kembali sampai biji kopinya mengering dan menghasilkan cita rasa wine yang semakin kuat.

Biasanya, kopi arabika memiliki kadar asam yang jauh lebih tinggi karena penyerapan getah tersebut sehingga rasa kopi yang dihasilkan mirip seperti wine atau disebut kopi anggur.

Pemisahan biji dan kulit

Ilustrasi biji kopi mentah wine coffee
Credit: ictcoffee.com

Proses selanjutnya, yaitu kopi akan dipisahkan antara biji dan kulitnya. Proses ini dilakukan tanpa alat atau secara manual karena membutuhkan ketelitian yang tinggi agar tidak merusak biji kopi. Jika sampai retak dan pecah, maka biji kopi tidak dapat diolah menjadi wine coffee.

Berapakah Harga Wine Coffee?

Wine coffee
Credit: analisadaily.com

Harga wine coffee dalam bentuk green bean di pasaran sekitar Rp500 ribu, sedangkan yang sudah melewati serangkaian proses roasting dan digiling pun harganya dapat mencapai Rp700 ribu sampai Rp1 juta.

Di negara Indonesia sendiri sudah banyak perkebunan kopi yang menerapkan proses wine coffee, seperti di Aceh, di Sumatera Utara, di Jawa, dan wilayah lainnya pun sudah ada wine coffee.

Tak hanya itu saja, kopi ini juga banyak sekali penggemarnya karena rasanya yang seperti anggur dan nikmat untuk disantap.

Apakah Aman Dikonsumsi Bagi Kesehatan?

Ilustrasi pelanggan pemula minum kopi
Credit: Andriyko Podilnyk (Unsplash)

Ternyata, wine coffee ini aman dikonsumsi untuk kesehatan, bahkan terdapat manfaatnya juga, seperti adanya kandungan prebiotik yang membantu melancarkan sistem pencernaan. Berikut penjelasannya:

Mudah untuk dicerna

Ilustrasi perut bersih
Ilustrasi perut bersih

Proses fermentasi pada kopi ini dapat membuat zat yang sulit dicerna berubah menjadi molekul yang mudah dicerna oleh tubuh kamu. Hal tersebut karena kandungan senyawa yang lebih rendah dibandingkan kopi pada umumnya.

Tidak menyebabkan iritasi pada usus

Ilustrasi usus
Credit: klikdokter.com

Orang yang menderita gangguan usus besar (Irritable Bowel Syndrome) umumnya tidak boleh mengonsumsi minuman berkafein, salah satunya kopi. Namun, hal tersebut berbeda dengan wine coffee dan aman untuk dikonsumsi oleh penderita IBS.

Terdapat sedikit kandungan tanin

gigi putih
Credit: wartaekonomi.co.id

Umumnya, kandungan tanin pada kopi, teh, bir, dan makanan atau minuman lainnya, dapat menyebabkan gigi berwarna kuning akibat kandungan kimia di dalamnya.

Namun, kopi fermentasi seperti wine coffee hanya memiliki sedikit kandungan tanin sehingga dapat mengurangi kerusakan yang terjadi pada gigi.


Nah, itu dia sederet informasi mengenai wine coffee, mulai dari apa itu wine coffee hingga aman dikonsumsi bagi kesehatan. Untuk memproses wine coffee ini tentunya berasal dari biji kopi yang berkualitas dan tidak sembarangan sehingga menghasilkan minuman kopi dengan cita rasa seperti anggur.

Tak hanya wine coffee saja yang perlu biji kopi mentah berkualitas, semua kopi pun juga memerlukan biji kopi mentah yang berkualitas untuk mendapatkan secangkir kopi yang nikmat.

Nah, penasaran apa saja biji kopi mentah itu? Langsung saja kunjungi lakopi.id untuk mendapatkan biji kopi mentah yang berkualitas sangat baik dan dipetik langsung oleh para petani. Salam Labuhan Kopi.

Suci Risanti Rahmadania
Hidup itu adalah pilihan. Menjadi seorang penulis itu adalah pilihan saya.